Tren Suspensi Udara Booming di BlackAuto Battle 2017 Pekanbaru

Jul 30, 2017 - BlackAuto Battle Pekanbaru 2017

Ajang modifikasi BlackAuto Battle 2017 seri Pekanbaru kembali menghadirkan berbagai macam elemen modifikasi. Yang paling berbeda pada seri ini adalah dari kurang lebih 100 mobil peserta yang tampil di lapangan MTQ, Pekanbaru ini, tak sedikit dari mereka yang mengadopsi suspensi udara.

"Setidaknya tak kurang dari 10 unit modifikasi yang memakai peredam kejut jenis ini", papar Boy Probowo, Chief Operating Officer Asia Pacific Car Tuning Association (APACT). Keunggulan airsus, tambah Boy, membuat mobil lebih nyaman ketimbang per bawaan. Bagi penggemar modifikasi, penggunaan suspensi jenis ini juga memudahkan mereka untuk `memainkan` ground clearance mobil.

Akan tetapi buat kontes fungsinya sedikit berbeda. Selain bisa bikin ceper dan menunjang nuansa elegan, suspensi udara juga membantu para peserta memenuhi salah satu regulasi harus bisa dikendarai. Suspensi udara bukan barang baru dalam kontes modifikasi di Indonesia. Perangkat ini banyak sudah banyak jadi bagian arah modifikasi elegan ataupun menjurus sporty.

Rata-rata para peserta memesannya langsung dari Ibukota untuk perangkat ini. Seperti yang dijelaskan Marcellio, pemilik Toyota FT86 dari club Connection. Dia mengakui memesan dari bengkel Akasia Motor berupa perangkat berupa balon udara. Sehingga tak heran suspensi udara lebih familiar di kalangan modifikator ketimbang masyarakat umum.

Lalu berapa harga pemasangan airsus untuk mobil? Boy mengatakan tak ada patokan pasti, sebab harganya mengikuti pergerakan kurs dollar Amerika Serikat (AS). Dengan kurs yang ada saat ini, harga satu set airsus berkisar 35-40 juta untuk tipe standar ballon. [bil/timBX]